Instalasi Linux

LAPORAN PRAKTIKUM

MODUL I

SEKILAS LINUX dan INSTALASI

(Ubuntu)

Logo

Disusun Oleh  :

Riski Aulia

123080100 / Plug 4

Assisten:

M. Riza Hilmi

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN ” YOGYAKARTA

2009

BAB I

DASAR TEORI

  1. Sistem Operasi Linux

Linux adalah sebuah sistem operasi yang diciptakan oleh Linus Benedict Torvalds seorang mahasiswa Universitas Helsinki Finlandia di tahun 1991. Sejarah sistem operasi Linux berkaitan erat dengan proyek program bebas freeware terkenal diketuai oleh Richard Stallman. Proyek GNU ini diluncurkan pada tahun 1984 untuk mengembangkan sebuah sistem operasi lengkap mirip UNIX berbasis perangkat lunak bebas: yaitu sistem GNU (GNU merupakan akronim berulang dari “GNU’s Not Unix”; GNU dilafalkan dengan “genyu”).

Ada salah satu fitur atau kemampuan yang sangat menarik dari GNU/Linux yang belum ada pada sistem operasi popular lainnya, yaitu menjalankan sistem operasi dan aplikasi lengkap tanpa menginstalnya di hard disk.

Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan memaketkan program tertentu berdasarkan source yang ada dan dikemas sedemikian rupa sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan si pembuat distro. Distro yang berfokus pada server artinya distro tersebut lebih dioptimasi ke sistem server sehingga software atau program yang di paketkan adalah khusus untuk server saja contoh untuk distro ini antara lain : Trustix Secure Linux, Turbo Linux Server, Red Hat Enterprise Server, Server Optimize Linux (SOL), dan Mandrake Security. Beberapa distro Linux Live CD yang banyak dipakai antara lain Knoppix, SUSE Live Eval, Mandrake Move, Gentoo Live CD, dan Slackware Live CD.

  1. B. Pesiapan Instalasi

Sebelum melakukan instalasi Linux, ada beberapa tahap persiapan kita antara lain:

  1. Persiapkan CD salah satu distro Linux yang akan kita gunakan.
  2. Catat spesifikasi komputer yang akan kita instal dengan Linux.
  3. Lakukan partisi pada komputer tersebut, space hardisk minimal 2 GB untuk file system dan 2 x ukuran RAM untuk swap memory.
  4. Ubah pengaturan untuk boot lewat CD/DVD ROM,
  1. C. Instalasi Ubuntu

Ada beberapa tahapan yang dilakukan saat instalasi berlangsung, antara lain:

Linux1

Langkah pertama boot ubuntu installer pada PC anda. pilih start or install ubuntu.

System pada CD akan menggunakan RAM pada PC sebagai media penyimpanan system sementara. System live CD tidak akan berpengaruh pada harddisk PC. Jadi anda dapat mencoba menggunakan Ubuntu sebelum melakukan instalasi pada system.

Setelah System Live CD berjalan, double-klik icon install pada desktop untuk memulai proses instalasi.

linux2

Proses instalasi berjalan. Pertama pilih bahasa yang ingin digunakan (default english)

linux3

kemudian pilih zona waktu (Indonesia, Jakarta)

linux5

Pilih keyboard layout yang digunakan (default english)

linux4

Sekarang adalah tahap mempartisi harddisk. Ada 2 pilihan; Guided – Use entire harddisk digunakan menggunakan seluruh harddisk, selurh data yang ada akan dihapus, atau gunakan manual, gunakan partisi harddisk tertentu yang diinginkan.

linux6

Untuk pemilihan penentuan partisi secara manual, pilih seperti pada tampilan ini:

linux7

Setelah pemilihan opsi manual, akan terlihat daftar kondisi harddisk, jika harddisk masih kosong, maka tidak terlihat daftar apapun. Jika harddisk sebelumnya terdapat partisi lain, maka partisi tersebut akan ditampilkan. Untuk memulai mengatur partisi, klik tombol New Partition Table.

linux8

Dengan mengklik tombol New Partition table, akan muncul jendela peringatan perihal pengaturan seluruh partisi dalam harddisk. Abaikan saja pilihan ini dan pilih continue.

linux9

Selanjutnya akan tertampil partisi yang yang masih kosong beserta dengan ukurannya. Klik New Partition untuk memulai membuat partisi baru.

linux10

Tampilan dasar pada pembuatan partisi baru tertampil sebagai berikut

linux11

Buat partisi awal, sekitar 5GB yang nanti akan digunakanan untuk sistem dasar. Jangan lupa tentukan ‘Mount Point‘ di ‘/’ (bc: slash). Yang utama pada pembuatan partisi adalah tipe partisi (dimana disini sudah ditentukan ext3), ukuran partisi, dan titik mount-nya.

linux12

Selanjutnya buat partisi swap. Swap ini digunakan sebagai virtual memori. Jadi jika seumpama memori utama penuh atau tidak muat, luapannya akan di letakkan di virtual memori/swap. Swap untuk akhir-akhir ini tidak memiliki ketentuan ukuran khusus. Tinggal diperkirakan saja antara pengugnaan dengan RAM yang tersedia. Secara umum swap dapat diberi sebesar 500MB, jika diperkirakan nanti akan banyak menggunakan aplikasi2 besar, dapat dibuat 1GB atau bahkan lebih. Kemudian pada bagian tipe partisi, pilih pada swap dan tidak perlu disebutkan ‘mount point’-nya.

kinux13

Kemudian buat partisi sisanya dan berikan ‘mount point’-nya adalah /home. Partisi ini akan menyimpan mayoritas data-data yang dibuat oleh pengguna.

linux14

Penyusunan partisi yang telah selesai kurang lebih akan tertampil sebagai daftar seperti pada tampilan berikut.

linux15

Apabila sistem menemukan sistem operasi Windows pada harddisk, sistem akan menawarkan opsi untuk memindahkan settings pada windows ke sistem Ubuntu. Abaikan saja pilihan ini

linux16

Ketik nama user anda (boleh asli boleh samaran), kemudian masukkan nama yang ingin anda gunakan untuk login, dan isikan password. selanjutnya klik forward.

linux17

Tampilan selanjutnya adalah jendela informasi setting instalasi. Selanjutnya klik install untuk memulai proses instalasi

linux18

Selanjutnya harddisk akan dipartisi ulang dan system Ubuntu akan di install ke harddisk. Proses ini akan memakan waktu beberapa menit (30-45 menit).

linux19

Setelah proses instalasi selesai kita harus melakukan reboot agar sistem dapat digunakan. klik restart now (jgn lupa untuk mengeluarkan cd installer Ubuntu)

linux20

Sytem live CD akan mati, pada proses akhirnya, anda akan melihat tulisan berwarna biru pada bagian layar paling bawah), CD-Rom akan mengeluarkan CD Ubuntu, kemudian tekan enter agar PC melakukan restart.

linux21

Selanjutnya boot ulang dan masuki sistem Ubuntu baru pada PC anda. System Ubuntu anda telah mulai. Login ke desktop anda menggunakan username dan password yang telah dibuat sebelumnya.

TUGAS

  1. Catat spesifikasi computer kamu (Procc, Harddisk, Memory, Video, FileSystem)

Jawaban :
Procc: Intel® Core™ 2 CPU T5800 @2.00GHz 2.00GHz

Harddisk: 250GB

Memory: 1GB

Video:SIS Mirrage 3

FileSystem: 32-bit operating system

  1. Apakah yang dimaksud dengan: GNU, kernel, Open Source, Live CD?

Jawaban:
GNU: GNU merupakan akronim berulang dari “GNU’s Not Unix”; GNU dilafalkan dengan “genyu. GNU/Linux adalah sebuah sistem operasi yang diciptakan oleh Linus Benedict Torvalds seorang mahasiswa Universitas Helsinki Finlandia di tahun 1991. salah satu fitur atau kemampuan yang sangat menarik dari GNU/Linux yang belum ada pada sistem operasi populer lainnya, yaitu menjalankan sistem operasi dan aplikasi lengkap tanpa menginstalnya di hard disk. Dengan cara ini dengan mudah kita dapat menggunakan GNU/Linux di komputer orang lain karena tak perlu menginstalnya (tak perlu mengutak-atik hard disk dan partisinya).

Kernel: kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi yang bertugas melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman. Dapat juga dimaknai sebagai jembatan antara hardware dan aplikasi-aplikasi yg menerjemahkan bahasa software sehingga mampu dimengerti dan diproses oleh hardware sesuai dengan permintaan.

Open Source: open source adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu orang/lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). open source artinya source code dari aplikasi pembentuk sistem dan aplikasi lainnya diberikan secara terbuka sehingga setiap orang dapat melakukan modifikasi atau kustomisasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Live CD:

  1. Sebutkan 5 distro Linux dan kelebihannya!

Jawaban:

  1. Lycoris

Kelebihan: pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP.

  1. Xandros

Kelebihan: Lima langkah instalasi grafis yang mudah, Manajemen partisi terintegrasi, Tampilan yang familiar, Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros, Kompatibilitas dengan file format Microsoft

  1. Lindows

Kelebihan: dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan short cut di desktop dan daftar program secara otomatis.

  1. Linux Mandrake

Kelebihan:  mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop.

  1. Knoppix

Kelebihan: dapat dijalankan melalui CD-ROM anpa menginstallnya di harddisk, cocok bagi pemula yang belajar Linux.

  1. Apakah itu GNOME dan KDE? Dan apakah perbedaannya?

Jawaban:

GNOME (GNU Network Object Model Environment) adalah bagian proyek GNU dan merupakan software open source. GNOME adalah sistem desktop yang mirip Windows yang dijalankan pada UNIX dan sistem lain yang serupa dengan UNIX, GNOME dapat dijalankan pada Linux, FreeBSD, IRIX dan Solaris. Tujuan utama GNOME adalah menyediakan tampilan desktop yang user-friendly.

KDE (K Desktop Environment) adalah lingkungan desktop (desktop environment) dan platform pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE berjalan pada banyak ragam sistem Unix, termasuk Linux, BSD, dan Solaris. Terdapat pula versi KDE untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 dan untuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin.Keunggulan utama KDE adalah kemudahan pemakaian, fleksibilitas, portabitilis, dan kekayaan fitur. KDE dikembangkan sejalan dengan KDevelop, paket pengembangan perangkat lunak, dan KOffice, paket aplikasi office.Huruf “K” mulanya adalah untuk “Kool”, tetapi selanjutnya diganti menjadi “K” saja, yang berarti “Aksara pertama sebelum ‘L’ (untuk Linux) dalam alfabet Latin.”Maskot dari proyek KDE adalah naga hijau bernama Konqi. Konqi dapat dijumpai di berbagai aplikasi, termasuk tatkala user hendak log out dan pada layar “Tentang KDE”.

Perbedaan GNOME dan KDE:

–          Tema GNOME dibuat dengan menyesuaikan engine yang dipakai untuk menampilkan warna dan efek yang diinginkan, sedangkan KDE ini berisi full grafis dan membutuhkan memori yang besar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: